Diskursus mengenai sampah menjadi permasalahan yang pelik di seluruh penjuru kota di Indonesia. Inovasi yang ada belum mampu mengurangi besarnya timbunan sampah di tempat pembuangan sampah akhir. Salah satunya di Kota Sukabumi.
Berbicara karakteristik masyarakat, Kota Sukabumi memang tidak tergolong metropolitan selayaknya Bandung ataupun Jakarta. Namun, siklus sampah menuju Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Cikundul hingga 200 ton per hari membuat sampah menjadi polemik berarti.
Revitalisasi infrastruktur pengelolaan sampah di Kota Sukabumi bukan topik baru dalam agenda proyek pemerintah, pada tahun 2020 lelang untuk revitalisasi di TPA Cikundul sudah selesai dengan agenda optimalisasi, yang kemudian dilanjutkan kembali pada 2023 dengan agenda yang sama dan capaian akan mampu menampung sampah hingga 2-3 tahun berikutnya.
Jika pola ini dipertahankan, maka selama 3 tahun sekali Kota Sukabumi harus melakukan revitalisasi untuk mengoptimalkan penampungan sampah terbuka di TPA Cikundul di Kota Sukabumi, sehingga kita bertanya apa solusi yang ideal untuk permasalahan ini?
Memandang sampah sebagai sebuah bagian akhir yang dipisahkan dari seluruh alur kehidupan kita membuat kita akan tetap memandang cara mengelola sampah adalah dibuang, sehingga pemerintah Kota Sukabumi memerlukan solusi yang strategis sehingga mampu mengubah perspektif yang ada, solusinya ada dua, yakni mengubah kembali sampah dan menghubungkan kembali dengan aktivitas masyarakat.
Solusi pertama adalah aplikasi strategiwaste to energy,yang secara konsekuen juga mendorong pembentukan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Solusi yang semula diinisiasi berupasanitary landfilltidak efektif untuk konteks kuantitas lahan yang sudah tidak sebanding dengan suplai sampah yang besar.
Sehingga, perlu solusi pengelolaan sampah yang tidak bergantung pada luas lahan TPA. PLTSa ini dapat menjadi partner dalam menjamin suplai listrik di Kota Sukabumi selain PLTA Pelabuhan Ratu. Namun, secara konsekuen juga pemerintah perlu mempertimbangkan mengenai pemilihan lokasi untuk solusi ini.

