Artikel Berita (Straight News)
- Artikel straight news adalah jenis artikel yang menyajikan peristiwa terkini secara aktual, faktual, terverifikasi, bukan berita bohong (hoaks).
- Artikel bersifat objektif, sehingga penulis tidak boleh mencampurkan opini pribadi di dalamnya.
- Artikel yang dikirim harus orisinal, belum pernah diterbitkan di media mana pun, serta bukan hasil plagiarisme.
- Artikel harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
- Gunakan gaya bahasa formal dan baku.
- Gunakan format piramida terbalik, yaitu menempatkan informasi paling penting di bagian awal, kemudian diikuti dengan data pendukung di bagian bawah.
- Pastikan bagian pembuka artikel sudah memuat unsur 5W + 1H (what, who, where, when, why, dan how).
- Penulis dilarang membuat artikel dengan judul clickbait.
- Judul artikel maksimal terdiri atas 60 karakter.
- Panjang artikel 600-750 kata.
- Sertakan deskripsi singkat mengenai isi artikel, maksimal 160 karakter.
- Cantumkan sumber Referensi dalam bentuk hyperlink.
- Penulis wajib menyertakan gambar yang relevan dengan isi artikel (lihat ketentuan gambar).
Artikel Abadi (Evergreen)
- Artikel evergreen adalah tulisan bertema abadi yang tetap relevan dan menarik pembaca dalam jangka panjang, meski sudah lama dipublikasikan dan tak terikat tren sesaat.
- Artikel yang dikirim harus orisinal, belum pernah diterbitkan di media mana pun, serta bukan hasil plagiarisme.
- Artikel harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
- Gunakan gaya penulisan yang kreatif dan luwes, tetap berdasarkan fakta dan data yang valid.
- Gaya bahasa formal dan sedikit kasual.
- Penulis dilarang membuat artikel dengan judul clickbait.
- Judul artikel maksimal terdiri atas 60 karakter.
- Panjang artikel minimal 600 kata.
- Artikel harus memiliki sub judul.
- Sertakan deskripsi singkat mengenai isi artikel, maksimal 160 karakter.
- Cantumkan sumber referensi dalam bentuk hyperlink.
- Penulis wajib menyertakan gambar yang relevan dengan isi artikel (lihat ketentuan gambar).
Artikel Opini
- Artikel opini merupakan tulisan yang memuat pandangan atau gagasan pribadi penulis terhadap suatu isu atau peristiwa.
- Artikel opini terbuka untuk berbagai kajian dan disiplin ilmu, serta memuat respons terhadap isu-isu aktual maupun persoalan jangka panjang yang penting bagi diskursus publik.
- Artikel yang dikirim harus orisinal, belum pernah diterbitkan di media mana pun, serta bukan hasil plagiarisme.
- Artikel harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
- Gunakan gaya bahasa formal dan baku.
- Penulis dilarang membuat artikel dengan judul clickbait.
- Judul artikel maksimal terdiri atas 60 karakter.
- Panjang artikel minimal 750 kata.
- Artikel harus memiliki sub judul.
- Jargon-jargon yang tidak familiar wajib dijelaskan di dalam artikel.
- Sertakan deskripsi singkat mengenai isi artikel, maksimal 160 karakter.
- Cantumkan sumber Referensi dalam bentuk hyperlink.
- Penulis tidak diwajibkan menyertakan gambar, namun diperbolehkan jika ingin menambahkannya.
- Gambar harus relevan dengan isi artikel.
- Pastikan gambar yang digunakan legal, bebas, dan gratis. Pilih dari platform berlisensi creative license atau gunakan hasil tangkapan pribadi.
- Posisi gambar orientasi horizontal (landscape) Ukuran gambar 1920 x 1080 pixel.
- Gambar dikirim dalam format JPG, JPEG, atau PNG.
- Cantumkan sumber gambar dengan format: Caption | Gambar: (Nama platform gambar | Pemilik gambar). Jika gambar merupakan hasil karya sendiri, tulis saja Dokumentasi Pribadi atau Nama Penulis.
- Berikan deskripsi gambar dengan jelas.
- Gunakan gambar berorientasi landscape dengan lebar minimal 1000 px dan proporsi seimbang. Pastikan kualitasnya jernih dan tidak pecah.
- Tidak diperbolehkan menggunakan swafoto.
Ketentuan Sumber Referensi
- Artikel di Kantapos dapat merujuk pada berbagai sumber terpercaya, seperti:
- Karya ilmiah dapat berupa buku, jurnal, skripsi, tesis, atau disertasi. Namun, hindarilah jurnal yang berorientasi pada keuntungan finansial tanpa melalui proses penyuntingan dan peninjauan kualitas, yang biasa disebut jurnal predator.
- Situs resmi milik perusahaan, organisasi, lembaga, atau individu
- Siaran pers (press release)
- Publikasi resmi seperti laporan atau pernyataan
- Media massa yang kredibel
2. Dalam menggunakan konten media sosial sebagai referensi, perhatikan hal-hal berikut:
- Tinjau dengan mengikuti prosedur dan etika jurnalistik yang benar.
- Pastikan konten berasal dari akun asli milik pihak atau individu terkait.
- Kutip secara utuh dan jelas, tanpa pemotongan yang dapat mengubah konteks.