Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan terjadi pada 25–27 Januari 2026.
“Waspada wilayah hujan lebat hingga sangat lebat 25–27 Januari,” tulis BMKG melalui unggahan resmi di akun Instagram, Minggu (25/1).
Pada 25 Januari, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan. Selain itu, peringatan dini angin kencang berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Memasuki 26 Januari, potensi hujan sedang hingga lebat meluas ke Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sementara itu, pada 27 Januari BMKG kembali memperingatkan hujan sedang hingga lebat di Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.
BMKG juga menetapkan status siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 27 Januari di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Adapun kabupaten dan kota yang masuk kategori siaga antara lain seluruh wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, serta sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Tegal, Brebes, Cilacap, Pekalongan, Banyumas, Kebumen, hingga Wonosobo. Di Jawa Timur, wilayah terdampak meliputi Tulungagung, Banyuwangi, Bondowoso, dan Magetan. Sementara di Daerah Istimewa Yogyakarta, potensi hujan sangat lebat terjadi di Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul.
BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah dengan potensi cuaca ekstrem tinggi.

