Solo travel kerap dianggap mahal dan merepotkan. Padahal, dengan perencanaan yang tepat, perjalanan seorang diri justru dapat menjadi lebih hemat, fleksibel, dan memberikan pengalaman yang lebih bermakna. Rute Yogyakarta–Banyuwangi menjadi salah satu rute solo travel murah yang patut dicoba. Selain ramah bagi backpacker dan mudah diakses, jalur ini menyuguhkan destinasi wisata yang beragam, mulai dari pegunungan, hutan, savana, hingga pantai.
Kenapa Banyuwangi Cocok untuk Solo Traveler?
Banyuwangi dikenal sebagai “The Sunrise of Java”, yaitu julukan yang melekat pada kabupaten paling timur Pulau Jawa. Banyuwangi menawarkan kekayaan destinasi yang beragam, mulai dari pegunungan, hutan, kawasan perkotaan, hingga keindahan laut dan bawah laut. Tak heran jika daerah ini kerap menjadi pilihan menarik bagi para pelancong, termasuk solo traveler.
Jika Kamu sedang mempertimbangkan Banyuwangi sebagai tujuan perjalanan, beberapa alasan berikut bisa menjadi pertimbangan:
-
Akses transportasi mudah dan relatif murah, baik menuju Banyuwangi maupun untuk mobilitas di dalam kota.
-
Pilihan destinasi alam yang beragam, seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pulau Merah, hingga Alas Purwo.
-
Lingkungan yang relatif aman dan nyaman bagi solo traveler.
-
Kota yang ramah wisatawan, dengan fasilitas publik yang cukup memadai.
-
Biaya hidup dan wisata yang masih terjangkau, cocok untuk perjalanan hemat.
-
Pilihan penginapan yang beragam, mulai dari kos harian, hostel, hingga hotel dengan berbagai rentang harga.
Bagi solo traveler dari Yogyakarta, Banyuwangi merupakan destinasi ideal untuk perjalanan jarak jauh yang tetap hemat, fleksibel, dan menawarkan pengalaman yang kaya serta berkesan.
Pilihan Transportasi Murah dari Jogja ke Banyuwangi
1. Kereta Api
Kereta api menjadi salah satu opsi transportasi paling nyaman dan ekonomis untuk perjalanan dari Yogyakarta ke Banyuwangi. Jika tujuan utama Kamu adalah mengunjungi Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Hutan Djawatan, hingga Alas Purwo, memilih Stasiun Ketapang sebagai stasiun tujuan akhir bisa menjadi pilihan yang lebih efisien.
Apakah ini berarti Stasiun Banyuwangi Kota tidak direkomendasikan? Tidak juga. Pemilihan stasiun terakhir sebaiknya disesuaikan dengan lokasi penginapan dan jarak tempuh menuju destinasi yang ingin dikunjungi. Artinya, pilihan stasiun tetap fleksibel, tergantung rencana perjalanan masing-masing.
Sebagai catatan, daftar kereta di bawah ini merupakan jenis kereta yang paling banyak dicari. Mengingat rute ini cukup populer, pastikan Kamu membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
- Rute: Stasiun Lempuyangan – Stasiun Banyuwangi Kota / Ketapang
- Kereta ekonomi: Sri Tanjung, Probowangi
- Harga tiket: ± Rp94.000 – Rp150.000
- Durasi: 13–15 jam
Tips:
-
Pilih kereta malam agar bisa tidur di perjalanan dan menghemat biaya penginapan satu malam.
-
Karena durasi perjalanan cukup panjang, siapkan aktivitas ringan seperti membaca, menonton film, atau mendengarkan musik.
-
Bawa bekal makanan dan minuman sendiri jika ingin menekan pengeluaran dan tidak terlalu bergantung pada makanan di kereta.
2. Bus Ekonomi
Transportasi bus bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan jika tiket kereta api sudah habis. Meski demikian, perlu dicatat bahwa perjalanan menggunakan bus umumnya memakan waktu lebih lama dibandingkan kereta. Opsi ini cocok bagi Kamu yang tetap ingin bepergian dengan bujet terjangkau dan jadwal yang lebih fleksibel.
- Rute:Terminal Giwangan – Terminal Jajag/Brawijaya/Ketapang
- Harga: ± Rp195.000 – Rp370.000
- Durasi: 14–16 jam
Tips:
-
Pastikan memilih agensi bus dan aplikasi pemesanan yang terpercaya untuk menghindari risiko penipuan tiket.
-
Pilih bus malam agar waktu perjalanan bisa diisi dengan beristirahat dan perjalanan terasa lebih efisien.
-
Siapkan bekal ringan dan hiburan pribadi agar perjalanan panjang tetap nyaman.
3. Transportasi Lokal
Meski Banyuwangi dikenal sebagai kota pariwisata, aspek transportasi tetap perlu direncanakan dengan matang. Pasalnya, transportasi umum di wilayah ini belum tersedia secara merata hingga ke seluruh destinasi wisata. Karena itu, solo traveler perlu memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya perjalanan masing-masing.
- Sewa motor: Rp60.000 – Rp100.000/hari
- Ojek online: tersedia di area kota dan tidak tersedia di beberapa wilayah marjinal
- Bus Damri: Rp15.000 (bus ini tersedia dengan jalur tertentu dan belum tersedia untuk seluruh destinasi wisata)
- Open Trip: Rp100.000 – Rp200.000 (lebih hemat dibanding sewa mobil sendiri)
Tips:
-
Jika Kamu menyukai fleksibilitas dan kebebasan waktu, menyewa motor adalah pilihan paling direkomendasikan.
-
Lakukan kesepakatan sewa motor jauh sebelum keberangkatan agar transportasi sudah aman sejak hari pertama di Banyuwangi.
-
Ojek online sebaiknya hanya digunakan untuk mobilitas dalam kota. Tidak disarankan untuk perjalanan jauh ke destinasi seperti Kawah Ijen, Baluran, atau Alas Purwo karena tarif akhir sering kali berbeda dari aplikasi dan jarang ada driver yang bersedia mengambil rute tersebut.
-
Jika menggunakan ojek online untuk menuju Pulau Menjangan atau Tabuhan, pastikan Kamu sudah membuat kesepakatan penjemputan dengan driver sejak awal, karena sangat jarang driver yang mengambil penumpang di area tersebut.
Akomodasi Murah di Banyuwangi
Banyuwangi memiliki banyak pilihan penginapan yang ramah bagi solo traveler. Menariknya, penginapan dengan harga terjangkau cukup mudah ditemukan, terutama di sekitar pintu keluar Stasiun Ketapang maupun Stasiun Banyuwangi Kota. Dengan pilihan yang beragam, Kamu bisa menyesuaikan tempat menginap sesuai kebutuhan dan bujet perjalanan.
- Homestay/guest house: Rp50.000 – Rp100.000/malam
- Hostel dormitory:Rp60.000 – Rp150.000/malam
- Hotel:Rp200.000 – Rp350.000/malam
Tips:
-
Pilih penginapan yang menyediakan sewa motor atau berlokasi dekat angkutan umum untuk menekan biaya transportasi.
-
Jika menargetkan penginapan dengan bujet sekitar Rp50.000 per malam, lakukan reservasi jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kamar, terutama saat musim liburan.
Destinasi Wisata
Banyuwangi menawarkan beragam destinasi wisata alam yang dapat dinikmati dengan bujet terjangkau, mulai dari kawasan pegunungan hingga pantai. Setiap tempat memiliki karakter dan daya tarik yang berbeda, sehingga Kamu bisa menyesuaikannya dengan minat dan gaya perjalanan. Beberapa destinasi dengan biaya masuk yang terjangkau berikut ini layak dipertimbangkan untuk melengkapi perjalanan Kamu di Banyuwangi:
1. Kawah Ijen
Ikon wisata Banyuwangi yang terkenal dengan danau kawah dan fenomena blue fire. Destinasi ini lebih praktis dikunjungi melalui open trip, terutama untuk perjalanan dini hari.
Tiket masuk:± Rp22.000
2. Taman Nasional Baluran
Savana luas dengan panorama alam dan satwa liar, sering dijuluki “Little Africa in Java”. Disini Kamu juga bisa mengakses Pantai Bama secara gratis, karena berlokasi di dalam kawasan Taman Nasional.
Tiket masuk: ± Rp21.000 di hari biasa dan Rp31.000 di hari libur
3. Hutan De Djawatan
Hutan trembesi yang unik dan mudah diakses dari pusat kota. Cocok untuk jalan santai dan foto.
Tiket masuk: ± Rp7.500
4. Pantai Pulau Merah
Pantai berpasir kemerahan dengan pemandangan sunset yang indah dan akses yang cukup mudah.
Tiket masuk: ± Rp10.000 untuk hari biasa dan Rp15.000 untuk hari libur
5. Alas Purwo
Kawasan hutan alami dengan pantai-pantai tersembunyi, cocok untuk pecinta alam dan petualangan. Destinasi ini disarankan dikunjungi melalui open trip.
Tiket masuk: ± Rp20.000 untuk hari biasa dan Rp30.000 untuk hari libur.
Catatan
-
Jika Kamu menghabiskan 3 hari 2 malam di Banyuwangi dan berwisata secara mandiri, total pengeluaran bisa kurang dari Rp1 juta.
-
Jika memilih menggunakan open trip, siapkan dana tambahan karena biaya jasa open trip umumnya berkisar Rp195.000 – Rp300.000, tergantung destinasi dan fasilitas.
Alokasi dana tentu bisa disesuaikan dengan gaya perjalanan dan kemampuan masing-masing. Dengan perencanaan yang tepat, liburan hemat dan berkesan di Banyuwangi sangat mungkin diwujudkan. Selamat berwisata!

