Sebuah studi dari TH Chan School of Public Health Universitas Harvard menyimpulkan bahwa telur baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Bahkan, telur mengandung berbagai nutrisi penting yang bermanfaat untuk otak, mulai dari kolin, vitamin B6, vitamin B12, folat, hingga lutein.
Lalu, apa sebenarnya manfaat telur untuk kesehatan otak?
1. Membantu menjaga daya ingat
Salah satu manfaat utama telur untuk otak berasal dari kandungan kolinnya. Nutrisi ini berperan penting dalam membantu pembentukan asetilkolin, yaitu senyawa yang membantu sel-sel otak saling berkomunikasi dan berperan dalam proses belajar serta daya ingat. Sayangnya, banyak orang masih belum memenuhi kebutuhan kolin harian dari makanan.
Padahal, kuning telur termasuk salah satu sumber kolin yang cukup tinggi dan mudah dikonsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, konsumsi telur secara rutin dapat membantu menjaga kemampuan mengingat dan mendukung fungsi otak agar tetap optimal seiring bertambahnya usia.
2. Membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif
Penurunan fungsi kognitif dan penyakit seperti Alzheimer menjadi masalah kesehatan yang semakin banyak dialami lansia. Para peneliti mulai mencari pola makan dan gaya hidup yang dapat membantu menjaga fungsi otak dalam jangka panjang. Salah satu makanan yang kini banyak diteliti adalah telur. Analisis dari Rancho Bernardo Cohort yang mengikuti pria dan wanita usia di atas 60 tahun selama lebih dari 16 tahun menemukan bahwa konsumsi telur berkaitan dengan performa kognitif yang lebih baik pada beberapa tes fungsi otak.
Penelitian lain pada kelompok perempuan dalam kohort yang sama juga menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak telur per minggu mengalami penurunan kemampuan kognitif yang lebih lambat dibandingkan mereka yang jarang makan telur. Bahkan, konsumsi telur sejak usia paruh baya juga dikaitkan dengan performa berpikir yang lebih baik saat memasuki usia lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan sehat, termasuk konsumsi telur dalam jumlah wajar, berpotensi membantu menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang.
3. Membantu meningkatkan kemampuan berpikir
Tidak hanya berkaitan dengan daya ingat, telur juga dikaitkan dengan kemampuan berpikir yang lebih baik. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi telur memiliki performa lebih baik dalam berbagai tes kognitif, mulai dari kemampuan memecahkan masalah, konsentrasi, hingga berpikir fleksibel. Hal ini diduga berasal dari kombinasi berbagai nutrisi penting di dalam telur seperti kolin, vitamin B12, lutein, dan zeaxanthin yang membantu menjaga fungsi sel otak.
Menariknya, data terbaru dari Rush Memory and Aging Cohort juga menemukan hubungan antara konsumsi telur dan risiko demensia Alzheimer yang lebih rendah. Hubungan ini diduga berkaitan dengan kandungan kolin dalam telur yang diketahui penting untuk kesehatan otak.
4. Kaya vitamin penting untuk otak
Telur mengandung berbagai vitamin yang penting untuk fungsi otak, seperti vitamin B6, vitamin B12, dan folat. Vitamin-vitamin tersebut membantu menjaga kesehatan sistem saraf sekaligus mendukung komunikasi antar sel otak agar tetap berjalan optimal. Bahkan, vitamin B juga dikaitkan dengan perlambatan penurunan fungsi mental pada orang lanjut usia.
Tidak heran jika telur sering dianggap sebagai salah satu makanan sederhana dengan kandungan gizi yang cukup lengkap untuk tubuh dan otak.
5. Menjadi sumber kolin yang praktis
Selain mudah diolah, telur juga menjadi salah satu sumber kolin yang praktis untuk dikonsumsi sehari-hari. Mengonsumsi dua butir telur saat sarapan bahkan dapat membantu memenuhi sekitar 50–70 persen kebutuhan kolin harian tubuh. Kolin sendiri merupakan nutrisi penting yang membantu proses komunikasi antar sel otak, menjaga daya ingat, hingga mendukung kemampuan belajar dan konsentrasi. Oleh karena itu, telur bisa menjadi pilihan makanan sederhana yang membantu mendukung kesehatan otak tanpa perlu biaya mahal.
Selain mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau, telur juga dapat diolah menjadi berbagai menu praktis yang tetap bergizi. Baik diolah menjadi telur rebus, omelet, telur dadar, maupun orak-arik, kandungan nutrisi di dalamnya tetap memberikan manfaat bagi tubuh. Tidak heran jika telur sering dianggap sebagai salah satu makanan sederhana dengan kandungan gizi yang cukup lengkap untuk membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus fungsi otak.
6. Mengandung antioksidan baik untuk otak
Telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu karotenoid yang banyak ditemukan pada kuning telur. Selama ini kedua senyawa tersebut lebih dikenal karena manfaatnya dalam menjaga kesehatan mata, seperti membantu melindungi mata dari risiko katarak dan penurunan penglihatan akibat pertambahan usia. Kandungan antioksidan ini bekerja dengan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, lutein dan zeaxanthin juga berpotensi membantu menjaga fungsi otak. Kedua senyawa ini dikaitkan dengan kemampuan memori, konsentrasi, hingga proses belajar yang lebih baik. Karena itu, kandungan antioksidan dalam telur kini semakin sering dikaitkan dengan perlindungan terhadap penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia, termasuk membantu menjaga kesehatan otak agar tetap bekerja optimal dalam jangka panjang.
Dengan kandungan kolin, vitamin, protein, hingga antioksidan di dalamnya, telur kini bukan hanya dikenal sebagai sumber protein, tetapi juga makanan yang berpotensi membantu menjaga daya ingat dan kesehatan otak. Jadi, buat anak kos yang hampir tiap hari makan telur, ternyata kebiasaan sederhana ini bisa membawa manfaat lebih besar dari yang dibayangkan.

