Tren makeup kini menjadi salah satu bagian penting dalam gaya hidup banyak perempuan. Seiring munculnya berbagai tren kecantikan baru, Gen Z pun semakin akrab dengan beragam gaya riasan yang populer di media sosial. Salah satu yang belakangan ramai diperbincangkan adalah makeup baddie, tren yang viral di platform seperti TikTok dan Instagram. Gaya riasan ini dikenal dengan tampilan boldyang mampu mencuri perhatian sejak pandangan pertama. Tak heran jika makeup baddie kerap hadir dalam berbagai konten beauty, mulai dari tutorial sederhana hingga video transformasi yang sukses menarik jutaan penonton.
Lalu, apa saja elemen yang membuat gaya makeup ini begitu ikonik?
Complexion Flawless sebagai Fondasi Tampilan
ContourMembentuk Dimensi Wajah
Setelah complexionterbentuk, langkah berikutnya adalah menciptakan struktur wajah melalui teknik contour. Dalam makeup baddie, contour digunakan secara tegas namun tetap terkontrol untuk menonjolkan tulang pipi, rahang, dan hidung sehingga wajah terlihat lebih defined. Pengaplikasian contour umumnya difokuskan pada area strategis, seperti bawah tulang pipi, garis rahang, sisi hidung, hingga bagian dahi. Penempatan yang tepat membantu membentuk ilusi bayangan alami, sehingga wajah tampak lebih proporsional. Teknik blending juga menjadi kunci agar hasilnya tidak terlihat kasar, melainkan menyatu halus dengan complexion.
Teknik ini membantu memberikan dimensi pada wajah agar tidak tampak datar. Dipadukan dengan penggunaan highlighter di titik tertentu, seperti puncak tulang pipi, batang hidung, dan cupid’s bow, hasilnya mampu menghadirkan efek glowing sekaligus memperkuat struktur wajah. Perpaduan antara contour dan highlight menciptakan kontras yang seimbang, sehingga wajah terlihat lebih hidup. Contour tidak hanya berfungsi sebagai pembentuk bayangan, tetapi juga sebagai elemen yang mempertegas karakter visual. Hasil akhirnya menghadirkan tampilan wajah yang lebih tajam, terdefinisi, dan selaras dengan ciri khas makeup baddie yang bold namun tetap terkontrol.
Alis sebagai Bingkai Wajah
Alis memiliki peran penting sebagai elemen yang membingkai wajah dalam gaya makeup baddie. Bentuk alis umumnya dibuat lebih tebal, rapi, dan simetris, sehingga mampu memberikan kesan tegas tanpa terlihat berlebihan. Penggunaan brow pomade atau pensil alis membantu mengisi area yang kosong sekaligus mempertahankan bentuk alami. Dalam pengaplikasiannya, alis biasanya dibentuk mengikuti garis asli agar tetap terlihat natural. Bagian depan alis cenderung dibuat lebih lembut, sementara bagian tengah hingga ekor dibuat lebih tegas untuk menciptakan gradasi yang halus. Teknik ini membantu menghindari tampilan alis yang terlalu kaku, sekaligus menjaga kesan rapi dan terstruktur.
Selain itu, penyisiran menggunakan spoolie juga berperan penting untuk meratakan produk dan memastikan warna alis terlihat menyatu. Beberapa tampilan juga menambahkan sedikit concealer di bagian bawah alis untuk mempertegas bentuk dan memberikan efek lebih bersih. Alis yang terdefinisi dengan baik menciptakan keseimbangan antara complexion yang flawless dan riasan mata yang cenderung bold. Hal ini menghasilkan tampilan wajah yang lebih kuat, tegas, dan proporsional, sekaligus memperkuat karakter keseluruhan makeup baddie.
Eye Makeup Dramatis yang Tetap Elegan
Riasan mata menjadi salah satu fokus utama dalam makeup baddie. Umumnya menggunakan eyeshadow dengan nuansa netral seperti cokelat atau warna hangat, yang diaplikasikan dengan teknik blending halus agar tetap terlihat elegan. Perpaduan warna biasanya disusun secara bertahap, dimulai dari warna yang lebih terang di bagian dalam hingga warna yang lebih gelap di sudut luar mata untuk menciptakan kedalaman. Teknik layering pada eyeshadow juga sering digunakan untuk memperkuat dimensi tanpa membuat tampilan terlihat berlebihan. Hasilnya adalah riasan mata yang tetap soft, tetapi memiliki struktur yang jelas dan tidak tampak datar. Fokus utama tetap pada keseimbangan antara warna dan teknik aplikasi agar tampilan terlihat rapi.
Elemen utama terletak pada penggunaan eyeliner dengan teknik cat eye yang tajam dan memanjang ke arah luar. Garis eyeliner biasanya dibuat presisi mengikuti bentuk mata, kemudian ditarik sedikit ke atas untuk memberikan efek lifting. Teknik ini memberikan ilusi mata yang lebih panjang dan tegas, sehingga tampilan wajah terlihat lebih menonjol, baik di kamera maupun secara langsung.
Bulu Mata untuk Tampilan Lebih Ekspresif
Untuk memperkuat fokus pada area mata, bulu mata dibuat tampak lebih lentik dan bervolume melalui penggunaan maskara atau bulu mata palsu. Elemen ini membantu membuka area mata sehingga terlihat lebih hidup dan ekspresif. Efek lentik pada bulu mata mampu memberikan kesan mata yang lebih besar dan segar, sehingga riasan mata terlihat lebih menonjol.
Proses aplikasinya juga memerlukan teknik yang tepat agar hasilnya maksimal. Penggunaan penjepit bulu mata sebelum maskara dapat membantu membentuk lengkungan yang lebih tahan lama. Sementara itu, pengaplikasian maskara secara berlapis dengan arah zig-zag membantu meratakan produk sekaligus menambah volume tanpa membuat bulu mata menggumpal. Pada penggunaan bulu mata palsu, pemilihan model yang sesuai dengan bentuk mata juga berpengaruh terhadap hasil akhir agar tetap terlihat proporsional.
Bulu mata yang tebal juga berfungsi menyeimbangkan eyeliner yang tajam serta contour yang kuat. Kehadiran bulu mata membantu melembutkan garis tegas pada area mata tanpa menghilangkan kesan bold yang menjadi ciri khas makeup baddie.
Lip Look sebagai Sentuhan Akhir
Sebagai tahap akhir, makeup baddie umumnya menggunakan lipstik dengan nuansa nude, cokelat, atau warna netral lainnya. Pemilihan warna ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan dengan riasan mata yang sudah cukup dominan, sehingga tampilan tidak terlihat terlalu penuh atau berlebihan. Warna-warna tersebut juga memberikan kesan yang lebih dewasa dan elegan tanpa mengalihkan fokus utama dari keseluruhan riasan. Dalam pengaplikasiannya, lip look sering diawali dengan penggunaan lip liner untuk membentuk garis bibir agar terlihat lebih tegas dan rapi. Teknik ini membantu menciptakan ilusi bibir yang lebih penuh sekaligus menjaga bentuk lipstik tetap presisi. Setelah itu, lipstik diaplikasikan secara merata untuk menghasilkan warna yang halus dan menyatu.
Tambahan lip gloss sering digunakan untuk memberikan efek glossy. Kilap yang dihasilkan mampu membuat bibir terlihat lebih berdimensi serta tidak tampak kering. Pada beberapa tampilan, lip gloss juga diaplikasikan hanya di bagian tengah bibir untuk menciptakan efek volume yang lebih natural. Hasil akhirnya menghadirkan perpaduan antara tampilan yang bold dan feminin. Lip look menjadi elemen penutup yang menyatukan seluruh komponen makeup menjadi satu tampilan yang utuh dan harmonis, sekaligus memperkuat karakter khas makeup baddie yang rapi, tegas, dan tetap seimbang.

