Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung melakukan evaluasi dengan meminta Satuan Pelayanan Pemunuhan Gizi (SPPG) lebih cermat dalam memilih buah, terutama untuk siswa sekolah dasar.
Hal ini muncul usai RAP (9), siswa kelas III SD Negeri 03 Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng dari menu MBG, Selasa (22/9/2026).
Ketua Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengatakan spesifikasi jenis buah untuk MBG tidak diatur dalam petunjuk teknis MBG.
“Kalau juknis itu kan pasti tidak sebegitu detail sampai harus jangan ada kelengkeng, jangan harus ada buah yang ada biji, enggak seperti itu,” kata Saipul, Rabu (23/9/2026).
Namun begitu, Saipul menekankan SPPG perlu mempertimbangkan pentingnya keamanan dan kemudahaan anak dalam mengkonsumsi menu MBG.
“Kalau bisa ya disajikan makanan yang tidak ada bijinya. Dia tidak mesti harus membuang-buang kulitnya lagi. Yang memang betul-betul higienis, tapi ada cara penyajiannya dan cara makannya yang lebih mudah dan tidak berisiko,” lanjutnya.

