Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors
Judul Halaman Otomatis
Gencatan Senjata, AS, Iran, Israel, Timur Tengah

AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata, Negosiasi Digelar di Pakistan

Oleh:

Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Presiden AS Donald Trump mengumumkan melalui akun Truth Social miliknya pada Selasa (7/4/2026) malam, waktu AS. Trump mengunggah pengumumannya secara online sekitar 1,5 jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan untuk serangan besar-besaran Washington ke Teheran.

“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Jenderal Besar Asim Munir, dari Pakistan, yang meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN SEPENUHNYA, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump.

Proposal negosiasi yang saling bertentangan

Sebagai tindak lanjut gencatan senjata, Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melakukan perundingan di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4/2026). Pakistan akan berperan sebagai mediator. Meski demikian, proses negosiasi diperkirakan tidak mudah karena kedua negara membawa proposal yang saling bertolak belakang.

Amerika Serikat mengajukan 15 poin untuk penghentian konflik. Washington menuntut Teheran menghentikan pembuatan senjata nuklir, mengakhiri aktivitas pengayaan uranium, serta membatasi program rudalnya. Selain itu, AS minta Iran menghentikan dukungan pada proksi di kawasan, memfokuskan penggunaan militer hanya untuk pertahanan, membuka akses penuh terhadap International Atomic Energy Agency untuk inspeksi tanpa batas, serta memastikan Selat Hormuz dapat dilalui secara bebas dan aman.

Namun, sejumlah tuntutan tersebut berseberangan dengan proposal yang diajukan Iran. Teheran menginginkan jaminan tegas dari Amerika Serikat untuk tidak melakukan agresi di masa depan, sekaligus pengakuan atas hak dalam melakukan pengayaan uranium. Iran juga menegaskan ingin mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. Selain itu, Iran meminta penarikan pasukan AS dari wilayah sekitarnya, kompensasi atas kerugian akibat konflik, serta penghentian perang di berbagai front, termasuk di Lebanon.

Israel sebut gencatan senjata tidak berlaku di Lebanon

Israel menyatakan dukungannya kepada keputusan Trump dalam gencatan senjata. Namun, Israel menegaskan gencatan senjata tidak berlaku di Lebanon. Hal ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri Israel.

“Israel mendukung keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu dengan syarat Iran segera membuka selat dan menghentikan semua serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara di kawasan itu. Israel juga mendukung upaya AS untuk memastikan bahwa Iran tidak lagi menimbulkan ancaman nuklir, rudal, dan teror bagi Amerika, Israel, negara-negara tetangga Arab Iran, dan dunia. Amerika Serikat telah memberi tahu Israel bahwa mereka berkomitmen untuk mencapai tujuan-tujuan ini, yang dianut bersama oleh AS, Israel, dan sekutu regional Israel, dalam negosiasi mendatang,” tertuang dalam pernyataan.

“Gencatan senjata dua minggu ini tidak termasuk Lebanon,” bunyi penutup pernyataan.