Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin turut menghadiri pembukaan Konferensi Wakaf Internasional 2025 yang terselenggara di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (15/11/2025). Pada kesempatan pidatonya, ia menyoroti lemahnya pengelolaan wakaf di Indonesia.
Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut mengungkapkan terdapat 440.000 lokasi tanah wakaf dengan luas 57.000 hektar, tetapi baru 4 persen yang produktif.
“Dari data yang saya dapatkan, ada 440.000 lokasi tanah wakaf dengan luas 57.000 hektare di Indonesia, tapi baru 4 persen yang produktif,” kata Amin.
Ia juga membeberkan potensi wakaf Indonesia mencapai Rp180 triliun per tahun. Menurutnya, pengelolaan wakaf tidak cukup hanya dengan niat keagamaan, tetapi membutuhkan sistem kelembagaan dan tata kelola yang kuat.
“Selama ini kita belum organisir wakaf dengan baik, termasuk kesadaran kolektif bagaimana menjadikan wakaf sebagai sumber ekonomi dan kesejahteraan yang berkelanjutan,” ujarnya.
“Kita perlu lembaga yang berfungsi sebagai penghubung antara dana wakaf dan proyek produktif yang mampu menjamin transparansi dan profesionalisme serta kepatuhan syariah,” tegasnya.

