Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono merencanakan penyediaan modul edukasi gizi. Pemerintah akan mendistribusikan modul ini melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Modul edukasi gizi nantinya akan diterima anak-anak sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Agenda ini disampaikan Sudaryono saat meninjau pelaksanaan pembagian MBG di SD Negeri Bantarjati 9, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2028). Dalam kunjungannya, Sudaryono juga menyampaikan pujian kepada sekolah yang telah memberikan edukasi tata krama sebelum makan.
“Rencana kami dari BGN juga akan menambahkan nanti ada tambahan modul kepada SPPG, kepada pelaksana di sekolah, supaya selain diajarin tata krama tadi, cuci tangan yang sudah bagus, itu tetap dilanjutkan, sama menjelaskan kandungan gizinya,” ujar Sudayono.
Ia mengungkapkan dalam modul edukasi gizi ini BGN akan memberikan pengajaran pentingnya makan sayuran. Selanjutnya, ia berharap kebiasaan makan sayur ini dapat terbawa hingga dewasa. “Kenapa makan sayur itu penting misalnya, itu juga nanti kita akan menjelaskan kepada anak-anak,” ungkapnya.
“Kalau di saat anak-anak kita dulu senang sayuran, ya kita akan terus senang sayuran,” lanjutnya.
Kepala BGN yang baru saja dilantik pada 22 Juli 2026 lalu juga menekankan program MBG ini fokus pada makanan bergizi. Namun, SPPG akan selalu mengupayakan agar menu makanan tetap enak dan disukai oleh anak-anak.
“Sekali lagi ini bukan makan enak gratis, bukan makan yang disukai gratis, bukan. Tapi ini makan bergizi gratis. Diusahakan enak dan diusahakan memang porsinya juga sesuai, gitu. Tapi kan bukan berarti kemudian makan yang dimaui gratis, bukan. Tapi makan bergizi gratis,” katanya.
Kepala Sekolah SD Negeri Bantarjati 9 Sugiartini menyambut baik rencana ini. Dalam kunjungan ini, ia menyatakan siswa-siswinya menjadi terbiasa makan sayur semenjak ada program MBG.
“Anak-anak sangat antusias karena yang biasanya tidak sarapan, sekarang menjadi sarapan. Yang tadinya tidak suka sayur, lauk-pauk, sekarang menjadi suka. Alhamdulillah hampir setiap anak makan MBG dan hampir semuanya habis,” ujarnya.









