Peristiwa kemunculan api misterius di dalam rumah warga di Desa Margomulyo, Sleman mengundang perhatian publik. Pasalnya, barang-barang di dalam rumah dapat dengan tiba-tiba terbakar. Pemilik rumah Musfiana (29) mengaku sepanjang sepuluh hari terakhir telah terjadi setidaknya 73 kali.
“Sama yang ini tadi berarti totalnya 73 kali. Di sekitar 65 titik,” ujar Fia saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (1/6/2026).
Fia awalnya menduga terdapat percikan api yang memantik terbakarnya barang-barang di dalam rumah. Namun, setelah bergantian berjaga dengan anggota keluarganya, seluruhnya menyaksikan barang-barang dapat secara tiba-tiba terbakar.
“Udah banyak barang terbakar. Iya, kain-kain. Kain, kardus, ya yang mudah terbakar lah,” lanjut Fia.
Fia mengungkapkan para pakar tengah meneliti penyebab peristiwa munculnya api di dalam rumahnya. Ia mengaku telah lebih tenang karena kejadian ini bukan merupakan hal mistis.
“Sudah lebih cerah, sudah lebih tenang, tapi tetap harus waspada. Karena ini belum berakhir. Hanya tenang, oh ini ternyata tidak ada kaitannya dengan mistis tapi memang ada dan bisa dipelajari secara ilmiah dan menunggu hasil, mungkin beberapa hari lagi,” ungkap Fia.
Sementara itu, saat kejadian kaus terbakar tim pakar menemukan adanya kenaikan suhu dan kadar gas hidrogen (H2) yang tinggi. “Jadi memang gas H2 itu bisa menyala sendiri, bahkan dalam kondisi suhu ruangan 20 sampai 25 derajat celsius,” ujar Ketua Peneliti UGM Alva Edy Tontowi.
Namun, Alva dan timnya masih akan melakukan analisis lebih lanjut di laboratorium sebelum menyimpulkan penyebab kejadian.

