Kalau mendengar Yogyakarta, kebanyakan orang mungkin langsung teringat Malioboro. Padahal, di bagian barat Yogyakarta terdapat destinasi yang tak kalah menarik, terutama bagi pencinta durian. Kampung Durian Banjaroya di Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, menawarkan pengalaman menikmati durian langsung dari kebun dengan latar perbukitan yang masih asri.
Tak hanya berburu durian saat musim panen, wisatawan juga bisa belajar tentang budidaya durian, mencicipi berbagai produk lokal, hingga menikmati pemandangan Perbukitan Menoreh. Jika berencana berlibur ke Yogyakarta, destinasi ini layak masuk dalam daftar kunjungan.
Berikut beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan di Kampung Durian Banjaroya.
1. Berburu Durian Menoreh langsung dari kebun
Daya tarik utama Kampung Durian Banjaroya tentu saja pengalaman menikmati Durian Menoreh langsung dari kebunnya. Kawasan ini dikenal sebagai sentra Durian Menoreh dengan varietas unggulan seperti Menoreh Jambon dan Menoreh Kuning yang telah diakui sebagai varietas unggulan nasional.
Waktu terbaik untuk datang adalah saat musim panen, yaitu sekitar September hingga Februari. Sementara itu, aktivitas berburu durian biasanya paling ramai berlangsung pada Desember hingga Maret. Pada periode itu, pengunjung dapat memilih dan menikmati durian segar yang baru dipetik.
2. Belajar budidaya durian bersama petani lokal
Selain menikmati buahnya, wisatawan juga bisa mengikuti wisata edukasi untuk mengenal proses budidaya Durian Menoreh. Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak melihat langsung cara perawatan pohon durian, proses penanaman, hingga teknik menghasilkan buah berkualitas.
Jika Kamu ingin mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap, tersedia paket wisata edukasi yang dapat dipesan sebelumnya. Aktivitas ini cocok untuk keluarga, rombongan, maupun wisatawan yang ingin mengenal potensi pertanian lokal.
3. Menikmati panorama Perbukitan Menoreh
Berada di lereng Perbukitan Menoreh membuat Kampung Durian Banjaroya memiliki suasana yang sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Hamparan pepohonan hijau serta udara segar menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan alam.
Pemandangan ini juga menjadi latar yang menarik untuk berfoto maupun sekadar menikmati suasana pedesaan yang masih alami.
4. Mengunjungi Embung Tonogoro dan wisata sekitar
Tak jauh dari kawasan perkebunan durian, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan ke Embung Tonogoro dan sejumlah destinasi lain yang berada di Desa Wisata Banjaroya.
Kombinasi wisata alam, perkebunan, dan pedesaan membuat kunjungan ke Banjaroya terasa lebih lengkap tanpa harus berpindah ke lokasi yang terlalu jauh.
5. Mencicipi Aneka Kuliner dan Produk Lokal
Selain durian segar, Kampung Durian Banjaroya juga menawarkan berbagai olahan durian yang bisa dinikmati wisatawan. Tak hanya itu, tersedia pula produk lokal seperti kopi, cokelat, gula aren, hingga beragam kuliner khas desa yang cocok dijadikan oleh-oleh maupun teman bersantai setelah berkeliling.
Harga tiket Kampung Durian Banjaroya
Wisata berburu durian di Kampung Durian Pranan dibanderol mulai sekitar Rp5.000 per orang. Sementara itu, paket wisata edukasi Durian Menoreh tersedia mulai Rp200.000 per orang dengan sistem reservasi terlebih dahulu. Harga dapat berubah menyesuaikan musim panen dan jenis paket yang dipilih.
Kampung Durian Banjaroya berlokasi di kawasan Kampung Durian Pranan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Destinasi ini buka setiap hari mulai pukul 08.00–17.00 WIB.
Jika Kamu pencinta durian dan ingin menikmati suasana pedesaan yang tenang, Kampung Durian Banjaroya menawarkan pengalaman liburan yang berbeda. Perpaduan antara wisata alam, edukasi, dan kuliner membuat destinasi ini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman, terutama saat musim durian tiba.









