Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan telah mencoret penerima bansos yang terbukti main judi online. Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan lebih dari 600 ribu KPM terlibat aktivitas judi online.
Kemensos bekerja sama dengan PPATK untuk pendataan penerima bansos yang terindikasi terlibat dalam judi online. Menurut data PPATK, Kabupaten Bogor menjadi yang tertinggi. Lebih dari 6.000 Keluarga Penerima Manfaat (PKM) atau sekitar 10% dari total nasional.
“Kita koordinasi dengan PPATK ketemulah 600 ribu lebih penerima bansos yang dari Kementerian Sosial itu ditengarai ikut bermain judol. Enam ribu lebihnya KPM di Kabupaten Bogor, tertinggi,” kata Gus Ipul di Menara Reksadana, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
“600 ribu itu kita coret semua, yang memang terbukti dan setelah dilakukan pendalaman memang ternyata benar adanya maka kita coret penerima bansos,” tegasnya.

