Yogyakarta –Semangat reflektif yang penuh harapan mewarnai Rapat Tengah Tahun dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-2 Suryakanta Institute. Agenda dikemas dalam tema Menyemai Arah, Merawat Wawasan sebagai refleksi pentingnya memastikan arah strategis dalam memengaruhi kebijakan publik, sekaligus komitmen dalam menjaga wawasan dalam menghadapi masa depan.
Berlangsung di Yogyakarta pada Rabu (30/7/2025), kegiatan dihadiri oleh seluruh staf serta tokoh penting lembaga. Mayjen TNI (Purn.) IGK Manila turut hadir selaku Pendiri Suryakanta Institute. Agustinus Moruk Taek, atau akrab disapa Ampy Kali, selaku Direktur Eksekutif.
Acara dibuka dengan sambutan dari IGK Manila dan Ampy Kali. Dalam sambutannya, Ampy Kali menegaskan harapannya agar Suryakanta Institute dapat tumbuh menjadi lembaga kajian yang kredibel di berbagai aspek pengetahuan dan kebijakan publik.
“Harapannya, Suryakanta akan menjadi lembaga kajian yang kredibel di aspek pengetahuan dan apapun itu,” ungkap Ampy.
Sementara itu, IGK Manila menyampaikan apresiasinya atas kerja kolektif yang telah dibangun dan pentingnya menjaga semangat kelembagaan untuk menghadapi tantangan-tantangan strategis ke depan.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan berlanjut pada pemaparan program kerja dari masing-masing departemen. Dimulai dari Departemen Tata Kelola Kebijakan, Departemen Riset Inovasi, Departemen Media dan Publikasi, dan diakhiri dengan Departemen Urusan Umum.
Salah satu capaian penting dalam rapat ini adalah peluncuran kajian perdana dari Divisi Riset Inovasi, yang menandai langkah awal komitmen Suryakanta Institute dalam menghadirkan kajian-kajian berbasis data dan reflektif. Peluncuran ini bertepatan dengan peresmian platform media digital Suryakanta, Suryakanta.id.
Suryakanta.id dirancang sebagai etalase utama untuk mempublikasikan hasil riset, opini, dan dokumentasi pemikiran strategis dari berbagai sektor. Kehadiran platform ini diharapkan dapat memperkuat posisi Suryakanta sebagai media massa yang lintas disiplin, sekaligus menjadi ruang pengetahuan yang merawat wawasan publik secara berkelanjutan.
Tak hanya itu, dalam rapat ini turut diluncurkan pula POSTech Journal, yaitu jurnal ilmiah lintas disiplin ilmu, seperti komunikasi, sosiologi, ekonomi, teknologi, dan hukum. Kehadiran POSTech Journal menegaskan posisi Suryakanta Institute sebagai lembaga yang tidak hanya mengawal narasi kebijakan, tetapi juga aktif mendorong pengembangan keilmuan dalam ranah politik dan teknologi.
Dalam kesempatan yang sama, Suryakanta Institute juga mengesahkan dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman resmi operasional organisasi. Penandatanganan AD/ART oleh IGK Manila dan Ampy Kali menjadi simbol penguatan tata kelola internal lembaga. Rencana penerapan AD/ART ini akan mulai diberlakukan pada akhir tahun dan disosialisasikan ke seluruh karyawan sebagai bentuk konsolidasi bersama.
Menutup rangkaian acara, IGK Manila menyampaikan refleksi mendalam mengenai arah besar yang ingin dicapai oleh Suryakanta Institute. Ia menekankan pentingnya kehadiran lembaga ini dalam menjawab persoalan akut bangsa, seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang refleksi dan kajian yang berani serta jujur melihat akar permasalahan, demi menciptakan solusi yang berkelanjutan.
Rapat Tengah Tahun dan perayaan ulang tahun ke-2 ini menjadi momentum penting bagi Suryakanta Institute untuk menyelaraskan arah, memperkuat komitmen kelembagaan, dan memperluas dampak dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan berpengetahuan.

